REVIEW JURNAL PENDIDIKAN
Judul Jurnal :ANALISIS
MODEL-MODEL PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK USIA
ANAK-ANAK, REMAJA DAN DEWASA
Nama Jurnal : Pendidikan Karakter Anak
Penulis :
Endang Mulyatiningsih
Tahun terbit : 2011
Volume Jurnal : 18 halaman
Tujuan
peneltian : bertujuan untuk
menganalisis kembali model-model pendidikan karakter yang efektif pada usia
anak-anak, remaja dan dewasa
Populasi dan
sampel : populasinya semua anak-anak,
remaja dan dewasa. Sampelnya sebagian anak-anak, remaja dan dewasa.
Hasil
penelitian : model pendidikan
karakter yang efektif dibangun dari iklim sekolah adalah yang kondusif untuk
berkembangnya karakter positif.
Hasil
penelitian menunjukan bahwa penggunaan cerita bergambar dan metode bermain
peran efektif untuk meningkatkan pengamalan nilai 8 kejujuran, kesabaran, dan
ketaatan beribadah, serta keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak, membaca
dan berbicara). Model pembelajaran IPA berbasis karakter dan pendekatan ARCS (attention,
relevance, confidence, dan satisfaction) terbukti efektif untuk
meningkatkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan ketaatan beribadah,
serta hasil belajar IPA/IPS.
Kutipan :Mulyatiningsih,
Endang. "Analisis Model-Model Pendidikan Karakter untuk Usia Anak-Anak,
Remaja dan Dewasa." Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
(2011).
Komentar :Pendidikan
karakter telah lama menjadi perhatian pemerintah.Dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 1 (satu) antara lain disebutkan bahwa
pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan karakter ini menjadi tugas
semua kalangan, terlebih pendidik sendiri. Pendidik harus berkarakter terlebih
dahulu sebelum mendidik siswa akan pendidikan karakter. Sebab pendidik disini
sebagai suri tauladan bagi siswanya. Dengan demikian nilai-nilai karakter akan
lebih mudah ditanamkan pada siswa.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal sering
menjadi panutan dalam berbagai hal termasuk panutan dalam mendidik karakter.
Pendidikan karakter di sekolah disesuaikan dengan tingkat usia perkembangan
mental peserta didik. Setiap jenjang sekolah memiliki model pendidikan karakter
yang berbeda, sebab disesuaikan dengan tingkat usia siswa. menjadi tugas pendidik
untuk menyiapkan, menyediakan lingkungan belajar untuk membentuk, mengembangkan
pendidikan karakter pada siswa. sebab pendidikan karakter akan terbentuk
melalui pembiasaan dan lingkungan yang mendukung. Model-model pembelajaran
banak yang meningkatkan nilai-nilai karakter siswa, seperti pelajaran IPA
dengan pendekatan ARCS. Dimana metode ini mampu meningkatkan nilai-nilai
kejujuran, nilai-nilai tanggung jawab dll.






